12/03/2024

Pemrograman Jaringan: Dasar Hingga Implementasi

 Penulis: [Annas Dwi Kurniawan] | Tanggal: [2/12/2024] 

Pendahuluan

"Dalam era digital, hampir semua aspek kehidupan kita bergantung pada konektivitas jaringan. Memahami pemrograman jaringan bukan hanya keterampilan penting, tetapi juga menjadi pintu masuk ke berbagai peluang karier teknologi. Artikel ini akan membahas dasar-dasar hingga implementasi pemrograman jaringan, cocok untuk pemula hingga profesional."

1. Pemrograman Dasar Jaringan

Bahasa Pemrograman untuk Jaringan

Bahasa seperti Python, PHP, dan Java sering digunakan untuk membuat aplikasi jaringan. Python, misalnya, sangat populer karena sederhana dan memiliki banyak pustaka bawaan untuk jaringan.

Socket Programming

Socket programming adalah dasar dalam pengiriman dan penerimaan data. Contoh kode sederhana dalam Python:

import socket


server = socket.socket(socket.AF_INET, socket.SOCK_STREAM)

server.bind(("localhost", 8080))

server.listen(5)

print("Server berjalan di port 8080")


while True:

    client, address = server.accept()

    print(f"Terhubung dengan {address}")

    client.send(b"Selamat datang!")

    client.close()


API dan Protokol Jaringan


Pelajari REST API, HTTP, dan FTP untuk komunikasi antar aplikasi. REST API, misalnya, memungkinkan aplikasi berbasis web saling berinteraksi.

2. Pemrograman Jaringan Client-Server

Konsep Client-Server

Aplikasi client-server seperti layanan chatting membutuhkan komunikasi dua arah. Misalnya, client mengirim permintaan dan server merespons dengan data yang diminta.

Implementasi Server Sederhana


Gunakan Python untuk membuat HTTP server:

from http.server import SimpleHTTPRequestHandler, HTTPServer

server = HTTPServer(('localhost', 8080), SimpleHTTPRequestHandler)

print("Server HTTP berjalan di port 8080")

server.serve_forever()


Keamanan Jaringan

Gunakan metode enkripsi seperti SSL/TLS untuk melindungi data. Python memiliki pustaka seperti ssl untuk implementasi keamanan.

3. Sistem Operasi Jaringan

Konfigurasi Server Jaringan

Gunakan Linux Server (Ubuntu atau CentOS) untuk membuat server jaringan yang handal. Pelajari perintah dasar seperti:

sudo apt update

sudo apt install apache2


Pembuatan Layanan Jaringan

Implementasi server DNS, DHCP, atau web server dengan perangkat lunak seperti Bind9 atau Apache.

Troubleshooting Jaringan

Alat seperti Wireshark atau perintah ping dan traceroute membantu dalam mendiagnosis masalah jaringan.

4. Proyek dan Implementasi

Pembuatan Aplikasi Web

Gunakan HTML, CSS, PHP, dan MySQL untuk membangun aplikasi berbasis web yang dapat di-host di jaringan lokal.

Monitoring dan Logging Jaringan

Bangun alat untuk memonitor lalu lintas jaringan menggunakan Python dan pustaka seperti psutil.

Proyek Akhir

Buat sistem manajemen jaringan, misalnya aplikasi untuk mengelola jaringan sekolah dengan fitur seperti login pengguna, kontrol bandwidth, dan laporan penggunaan.

---

Kesimpulan

Pemrograman jaringan membuka banyak peluang untuk karier di bidang teknologi. Dengan menguasai dasar-dasar seperti socket programming, API, dan konfigurasi server, Anda dapat menciptakan solusi inovatif untuk berbagai kebutuhan jaringan.

11/15/2023

Pengertian Kabel dan Nirkabel

Layanan jaringan kabel dan nirkabel (wireless) merupakan layanan yang disediakan untuk membantu menyelesaikan kebutuhan dan permasalahan koneksi jaringan melalui media kabel maupun nirkabel (wireless).

1.Jaringan Kabel(wired Netword)

Jaringan Berkabel(wired network) adalah sebuah jaringan yang berfungsi untuk satu komputer dengan komputer lain, diperlukan penguhubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik atau komputer jaringan.

Jenis Kabel Jaringan
Kabel jaringan memiliki banyak jenisnya dan setiap kabel memiliki fungsi yang berbeda-beda tergantung dari kebutuhan topologi yang digunakan dan kondisi lingkungan sekitar.
Biasanya topologi jaringan yang sering digunakan seperti topologi ring, topologi bus, topologi star, topologi mesh, topologi tree dan sebagainnya.
Nah agar Anda tidak salah saat membeli kabel, alangkah baiknya silahkan dilihat dulu pembahasan jenis kabel jaringan berikut ini:

1. Kabel Coaxial
Jenis kabel jaringan yang pertama adalah coaxial. Kabel coaxial adalah kabel jaringan yang terdiri dari 2 lapisan konduktor.
Lapisan pertama posisinya berada pada bagian tengah berupa kawat tembaga padat dengan dibungkus lapisan isolator.
Lapisan kedua berada diatas lapisan isolator berbahan metal biasa disebut metal shielded yang fungsinya untuk mencegah gangguan dari luar.
Prinsip kerja kabel coaxial adalah dengan menghantarkan sinyal listrik dari sumber ke tujuan. Kabel ini bisa dipakai untuk menghubungkan antar perangkat komputer.
Dalam penggunaan kabel coaxial ini sering digunakan untuk penggunaan jaringan dengan bandwidth yang tinggi karena lebih aman dari segala gangguan.
Saat ini kabel coaxial sudah mulai banyak ditinggalkan oleh penggunanya karena port BNC pada perangkat komputer dan jaringan sudah jarang ditemui.
Ini karena untuk pemasangan kabel coaxial membutuhkan keahlian yang khusus, tidak semudah memasang konektor jenis kabel lainnya.

Kelebihan kabel coaxial

1. Harganya lebih murah dibandingkan dengan jenis kabel jaringan lain
2. Jangkauan kecepatan dan transmisi data lebih cepat
3. Resiko kehilangan sinyal rendah
4. Masa penggunaan yang lebih panjang
5. Kekurangan kabel coaxial
6. Memiliki batasan jangkauan panjang maksimal
7. Kabel rentan pada faktor cuaca, suhu dan beban
8. Pemasangan konektor BNC tergolong susah
9. Walaupun kabelnya murah tapi untuk biaya perawatan tinggi
10. Membutuhkan repeater tambahan

Kekurangan kabel coaxial

1. Memiliki batasan jangkauan panjang maksimal
2. Kabel rentan pada faktor cuaca, suhu dan beban
3. Pemasangan konektor BNC tergolong susah
4. Walaupun kabelnya murah tapi untuk biaya perawatan tinggi
5. Membutuhkan repeater tambahan

Kelebihan dan Kekurangan Jaringan Berkbel 

2. Kabel Twisted Pair
Jenis kabel jaringan kedua adala twisted pair.

Kabel twisted pair adalah kabel jaringan internet yang didalamnya terdiri dari beberapa kabel saling berpasangan jumlahnya ada 8 kabel dengan warna yang berbeda.
Untuk cara kerja kabel twisted pair sama dengan kabel coaxial yaitu dengan menghantarkan arus listrik.
Pada lapisan dalam kabel twisted pair terdapat kawat tembaga yang berfungsi sebagai konduktor.
Ada 3 jenis kabel twisted pair yang perlu Anda tahu:

UTP (Unshielded Twisted Pair)
Kabel UTP adalah jenis kabel twisted pair tanpa pelindung bagian dalam kabel.
Jenis kabel ini paling banyak digunakan saat ini karena memiliki fungsi yang sama tetapi harganya lebih murah dibandingkan dengan jenis twisted pair lain.

FTP (Foiled Twisted Pair)
FTP adalah jenis kabel yang dengan pelindung alumunium foil pada bagian luar pair kabel sehingga lebih tahan dari interferensi gelombang elektromagnetik.
Kabel FTP ini menjadi pilihan paling bagus daripada kabel UTP tetapi untuk harganya lebih mahal.

STP (Shielded Twisted Pair)
Kabel STP adalah jenis kabel twisted pair yang memiliki lapisan alumunium foil sebagai pelindung pada bagian dalam kabel yang berfungsi untuk menghalau gangguan elektromagnetik yang mempengaruhi internet.
Alumunium foil pada kabel STP membungkus setiap pasang kabel tembaga, jadi akan ada 4 shielded pair aluminium dalam kabel.
Dalam memilih kabel twisted pair, kadang setiap kabel memiliki label CAT5/CAT5e dan CAT6. Label tersebut merupakan kode yang menandakan kemampuan transfer data setiap kabel.
Untuk kabel CAT5/CAT5e adalah teknologi kabel lama yang sudah ada sejak tahun 2001.
Kabel versi ii mampu mentransmisikan data 100 Mbit/second dengan speed maksimal 250 MHz.
Kabel versi CAT6 adalah versi canggihnya yaitu bisa mentransmisikan data hingga 10 Gbit/second dengan panjang kabel maksimal bisa mencapai 100 meter. 

3. Kabel Fiber Optik
Nah jenis kabel yang terakhir adalah fiber optic.
Kabel fiber optic menggunakan bahan terbuat dari kaca atau plastic sangat kecil berukuran 120 mikrometer sehingga dalam mentransmisikan data bisa lebih cepat dibandingkan kabel jenis lain.
Kecepatannya bisa mencapai 100 Gbps dengan jarak bisa sampai ribuan kilometer.
Inilah mengapa banyak ISP dan penyedia layanan internet kabel menggunakan kabel fiber optic untuk memberikan jaringan internet yang cepat.

Kelebihan Fiber Optik

1. Transmisi data dengan kecepatan yang tinggi
2. Bandwidth yang besar hingga Gigabit
3. Jangkauan wilayahnya yang luas
4. Kabel lebih awet dari gangguan alam yang ekstrem
5. Biaya perawatan yang murah
6. Mampu menahan gangguan elektromagnetik
7. Fitur keamanan yang kuat
8. Kekurangan Fiber Optik

Kekurangan Fiber Optik

1. Harganya paling mahal dibandingkan jenis kabel lainnya
2. Proses instalasi yang rumit
3. Butuh investasi yang besar saat pemasangan
4. Tidak sembarang teknisi bisa memperbaiki saat terjadi kerusakan.
Kekurangan Dan Kelebihan Jaringan Berkabel
Kelebihannya:

1. Relatif murah
2. Tingkat keamanan relatif tinggi
3. Performa / Stabilitas jaringan dan bandwith yang lebih tinggi dan lancer
mudah dalam instalasi
4. Biaya yang murah dalam investasi jaringan

Kelemahannya:

1. Kerapian yang kurang(nilai estetika) karena kabel yg berantakan /sembraut
2. Jangkauan dan akses client yang terbatas
4. Susah jika ada perluasan jaringan
5. Wired LAN harus di tempatkan di tempat yang aman
6. Security pada wired LAN akan hilang pada saat kabel jaringan di potong

2. Jaringan Nirkabel

Jaringan nirkabel/wireless adalah bidang disiplin yang berkaitan dengan komunikasi antar sistem [[komputer] tanpa menggunakan kabel. Jaringan nirkabel ini sering dipakai untuk jaringan komputer baik pada jarak yang dekat (beberapa meter, memakai alat/pemancar bluetooth) maupun pada jarak jauh (lewat satelit). Bidang ini erat hubungannya dengan bidang telekomunikasi, teknologi informasi, dan teknik komputer. Jenis jaringan yang populer dalam kategori jaringan nirkabel ini meliputi: Jaringan kawasan lokal nirkabel (wireless LAN/WLAN), dan Wi-Fi.
Jaringan nirkabel biasanya menghubungkan satu sistem komputer dengan sistem yang lain dengan menggunakan beberapa macam media transmisi tanpa kabel, seperti: gelombang radio, gelombang mikro, maupun cahaya infra merah.
Jenis-Jenis Jaringan Nirkabel
Berdasarkan jangkauannya, jaringan nirkabel memiliki empat jenis yang di antaranya sebagai berikut:
1. WLAN 
Wireless Local Area Network memungkinkan dapat menghubungkan dua atau lebih perangkat untuk saling bertukar data dan informasi. 
WLAN menyediakan koneksi melalui access point untuk jaringan internet yang lebih luas.
Biasanya, WLAN dipakai pada tempat-tempat yang wilayahnya kecil, seperti perkantoran, sekolahan, bandara, perpustakaan, dan sebagainya.
2. WMAN
Wireless Metropolitan Area Network dapat saling menghubungkan di beberapa titik pada wilayah metropolitan.
Contohnya adalah gedung perkantoran A dengan gedung perkantoran B, atau bisa juga jaringan ini dapat menjangkau satu kota sekaligus.
3. WWAN
Wireless Wide Area Network dapat digunakan oleh pengguna terkoneksi ke jaringan pribadi atau publik dari arak jauh.
Jangkauannya sangat luas hingga satu negara, karena menggunakan sistem satelit. Contohnya adalah 2G, 3G, dan sebagainya.
4. WPAN 
Sedangkan Wireless Personal Area Network adalah jaringan nirkabel yang jangkauannya paling kecil karena bersifat mendadak.
Adapaun jarak yang dapat diangkau dengan WPAN adalah sepuluh meter. Contoh jaringan WPAN adalah bluetooth yang tersemat di smartphone, laptop, tablet, dan yang lainnya.

Fungsi Jaringan Nirkabel
Secara fungsi, sebenarnya jaringan nirkabel memang umumnya sama dengan jaringan kabel, yaitu sebagai ‘jembatan’ penghubung antarperangkat agar bisa bertukar data atau terkoneksi internet.
Hanya saja, jaringan nirkabel ini adalah pengembangan dan pembaruan teknologi dari jaringan kabel.

Manfaat Jaringan Nirkabel
Tidak dimungkiri bahwa jaringan nirkabel sangat memberikan banyak manfaat bagi pengguna. Adapun manfaat dari jaringan nirkabel adalah:
1. Praktis 
Pengguna dapat mengakses jaringan dari berbagai tempat selama tempat tersebut dapat dijangkau jaringan nirkabel.
Selain itu, Anda tidak harus selalu terikat pada kantor dan bisa melakukan konferensi tanpa harus datang ke kantor karena bisa menggunakan fitur video call.
2. Konfigurasi yang Mudah
Pengguna tidak perlu menyusun kabel yang kompleks agar dapat membangun koneksi jaringan. Dengan adanya jaringan nirkabel, konfigurasi dapat dilakukan dengan lebih mudah.
3. Perluasan Lebih Mudah
Maksudnya adalah ketika pengguna akan memperluas jaringannya, mereka bisa menambahkan hanya dengan peralatan yang sudah ada.
Berbeda dengan jaringan kabel yang harus membutuhkan kabel tambahan untuk memperluas jaringan, yang mana membutuhkan biaya tambahan yang lebih besar.
4. Keamanan
Jaringan nirkabel mengalami kemajuan yang pesat, khususnya dalam hal keamanan.
Pasalnya, jaringan ini sudah dilengkapi dengan perlindungan keamanan yang kuat.
5. Meningkatkan Produktivitas
Apabila dalam satu perusahaan menggunakan jaringan nirkabel yang sama dapat memudahkan integrasi dan kerja sama.

Kelebihannya:

1. Jaringan rapi dan mempunyai nilai estetika,tidak ada kabel yg sembraut
2. Kemudahan proses instalasi
3. Mudahuntuk perluasan jaringan
4. Pengurangan anggaran biaya
5. Jangkauan luas
6. Pemeliharaan murah
7. Infrastruktu berdimensi kecil

Kelemahannya:

1. Gangguan gelombang jaringan
2. Keamanan data kurangterjamin
4. Konfigurasi yang lebih rumit
4. Kapasitas jaringan terbatas
5. Biaya investasi cukup mahal
6. Tidak stabil dan terpengaruh cuaca
7. Kapasitas jaringan karena keterbatasan spektrum

10/24/2023

Jenis-Jenis Hak Kekayaan Intelektual

Jenis-Jenis Hak Kekayaan Intelektual

     Kekayaan intelektual merupakan kekayaan yang lahir dari kemampuan akal dan pikiran manusia berdasarkan ilmu pengetahuan. Karya yang lahir dari kemampuan intelektual manusia di antaranya di bidang seni, sastra, teknologi, pengetahuan, dan lain-lain. Untuk melindungi karya intelektual ini, lahirlah sebuah sistem perlindungan hukum yang disebut hak kekayaan intelektual (HAKI). HAKI menjadi hak privat bagi seseorang yang menghasilkan karya intelektual tersebut.

 Hak Cipta     

     Dalam UU No.19 Tahun 2002.Disebutkan bahwa syarat hak cipta di miliki oleh seorang adalah bahwa karya tersebut merupakan karya/cipta adalah karya yang berupa ilmu pengetahuan,seni,sastra yang dapat berupa buku,progam komputer,pamflet,karya tulis yang di terbitkan,ceramah,alat peraga,lagu musik,drama,tari fotografi,sinomotografi,database.

Jangka waktu perlindungannya adalah seumur hidup sangpenopita ditambahi 50 tahun setelah penciptannya meninggal dunia.Sedangkan hak cipta adalah eksekutif mengungumkan atau  memperbanyak atau memberikan izin pihak lain untuk memangfaatkan karyanya.

Hak Kekayaan Industri    

* Merek Dagang(Trademark)

     Di Indonesia merek dagand di atur dalam UU No.15 Tahun 2001.Hak cipta perlindungannya adalah selama 10 tahun dan dapat di perpanjang jika masih di perlukan.Sedangkan hak pemilik merek dapat menggunakan merek dagang yang dia miliki

* Indikasi Geografis

- Indikasi Geografis merupakan suatu indikasi yang menunjukan daerah asal suatu produk

- Indikasi Geografis tercakup dalam undang undang merek

Contoh:

- jeruk Garut, jeruk Medan, apel Malang

 *  Design Industri

    Design industri di definikasikan sebagai suatu kreasi bintang bentuk,konfigurasi,komposisi garis atau warna, atau garis dan warna atau gabungan dari padanya yang berbentuk tiga mensi atau dua dimensi yang memberikan kesan estetis dan dapat di wujudkan dalam pola tiga dimensi atau dua dimensi serta dapat di pakai untuk menghasilkan suatu produk.

> Design Tata Letak Sirkit Terpadu

Sirkit terpadu merupakan padanan dari intergrat circuit yang berarti suatu produk yang berupa jadi atau setengah jadi di mana di dalammya terdapat berbagai elemen yang aktif,elemen-elemen tersebut saling berkaitan yang dikemas dalm bahan semikonduktor sehingga menghasilkan suatu fungsi elektronika tertentu

> Paten   

Paten merupakan perlindungan terhdap pola pikir manusia yang berkaitan dengan inovasi,investasi,dan teknologi. Paten di kelompokan menjadi paten sederhana dan paten bisa di mana paten akan melindungi investasi atas suatu produk,alat,langkah inovatif dan dapat di terapkan dalam industri.

> Rahasia Dagang 

Rahasia dagang merupakan informasi yang tidak di ketahui oleh oknum di bidang teknologi dan bisnis, mempunyai nilai ekonomis karna bergua dalam kegiatan usaha dan di jaga kebersihannya oleh pemilik rahasia dagang.  Undang-Undang No 30 Tahun 2000 mengatur rahasia dagang 

Contoh: Formula parfum,formula minuman coca cola, resep ayam crispy/KFC

      

11/23/2022

Algoritme Pemograman dan Praktik Lintas Bidang

A. Mengenal Bahasa Pemograman Java 

Java merupakan bahasa yang diciptakan oleh James Gosling di tahun 1990-an. Java muncul sebagai bahasa yang dapat dijalankan di berbagai platform tanpa perlu re-kompilasi. Berdasarkan TIOBE Programming Community Index, Java masih merupakan salah satu bahasa pemrograman terpopuler di dunia. Oracle menyatakan 90% perusahaan terkemuka pada daftar Fortune 500 pernah menggunakan bahasa Java. Selain itu, Java juga dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi pada platform desktop, web, mobile, embedded, dan IoT. 

Bahasa Java merupakan bahasa terpopuler yang pernah digunakan oleh 90% perusahaan ternama.Dengan bahasa Java, Anda dapat mengembangkan aplikasi untuk platform desktop, web, mobile, hingga embedded dan IoT.Jika ingin menjadi Java Developer harus memiliki pengetahuan dasar pemrograman Java seperti Java Dasar, Control Flow, Collection Type, dan Object-Oriented Programming.Penggunaan bahasa Java itu gratis (open source), sehingga siapa saja dapat mempelajari dan menggunakannya.

Berdasarkan TIOBE Programming Community Index, Java masih menjadi salah satu bahasa pemrograman terpopuler di dunia. 

B. Struktur Penulisan Java

Struktur Program Java secara umum dibagi menjadi 4 bagian:

1. Deklarasi Package

2. Impor Library

3. Class

4. Method Main 


1. Deklarasi Package 

Package merupakan sebuah folder yang berisi sekumpulan program Java.Deklarasi package biasanya dilakukan saat membuat program atau aplikasi besar.Biasanya nama package mengikuti nama domain dari sebauh vendor yang mengeluarkan program tersebut.


Aturannya : Nama domain dibalik, lalu diikuti nama programnya.

Bagaimana kalau kita tidak mendeklarasikan package?Boleh-boleh saja dan programnya akan tetap bisa jalan.Tapi nanti saat produksi, misalnya saat membuat aplikasi Android, kita wajib mendeklarasikan package.

2. Bagian Impor


Pada bagian ini, kita melakukan impor library yang dibutuhkan pada program.

Library merupakan sekumpulan class dan fungsi yang bisa kita gunakan dalam membuat program.


3. Bagian Class


Java merupakan bahasa pemrograman yang menggunakan paradigma OOP (Object Oriented Programming).Setiap program harus dibungkus di dalam class agar nanti bisa dibuat menjadi object.

Kalau kamu belum paham apa itu OOP?Cukup pahami class sebagai deklarasi nama program

Ini adalah blok class.

Blok class dibuka dengan tanda kurung kurawal { kemudian ditutup atau diakhiri dengan }.

Di dalam blok class, kita dapat mengisinya dengan method atau fungsi-fungsi dan juga variabel.


4. Method Main


Method main() atau fungsi main() merupakan blok program yang akan dieksekusi pertama kali.

Ini adalah entri point dari program.

Method main() wajib kita buat. Kalau tidak, maka programnya tidak akan bisa dieksekusi.

Struktur Dasar Program Java

Java merupakan bahasa pemrograman yang dikembngkan dari bahasa C dan tentunya akan banyak mengikuti gaya penulisan dari bahasa C.

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang Struktur Dasar Program Java agar kita dapat memahami apa saja struktur dan aturan penulisan sintaks pada program Java, setiap bahasa pemrograman memiliki struktur dan aturan penulisan sintaks yang berbeda-beda.


C. Tipe Data dan Variabel


Variabel adalah tempat menyimpan nilai sementara

Variabel : 


1. berubah-ubah, tidak tetap; 

2. deklarasi sesuatu yang memiliki variasi nilai 

3. berbeda-beda dalam bahasa pemrograman disebut juga simbol yang mewakili nilai tertentu, variabel yang dikenal di sub program disebut variabel lokal. sedang yang di kenal secara umum/utuh dalam satu program disebut variabel global.


Tipe data adalah jenis data yang tersimpan dalam variabel.


• Macam-macam Tipe Data


Berikut ini macam-macam tipe data pada Java :


1. char: Tipe data karakter, contoh Z

2. int: angka atau bilangan bulat, contoh 29 

3. float: bilangan desimal, contoh 2.1

4. double: bilangan desimal juga, tapi lebih besar kapasistanya, contoh 2.1

5. String: kumpulan dari karakter yang membentuk teks, contoh Hello World!

6. boolean: tipe data yang hanya bernilai true dan false


D. Mengolah Input Data Sederhana melakui Keyboard


Seperti yang kita ketahui, program komputer terdiri dari tiga komponen utama, yaitu 


1. Input: nilai yang kita masukan ke program

2. Proses: langkah demi langkah yang dilakukan untuk mengelola input menjadi sesuatu yang berguna

3. Output: hasil pengolahan

4. Semua bahasa pemrograman telah menyediakan fungs-fungsi untuk melakukan input dan output.


Java sendiri sudah menyediakan tiga class untuk mengambil input :


1. Class Scanner

2. Class BufferReader

3 dan Class Console


           Tiga class tersebut untuk mengambil input pada program berbasis teks (console). Sedangkan untuk GUI menggunakan class yang lain seperti JOptionPane dan inputbox pada form.Sementara untuk outputnya, Java menyediakan fungsi print(), println(), dan format().


E. Jenis Operasi dalam Java


Operator adalah instruksi yang diberikan untuk mendapatkan hasil dari proses tersebut.

Biasanya operator berbentuk karakter matematis atau perintah singkat sederhana. Sebagai contoh, pada operasi: 10 + 2. Angka 10 dan 2 disebut sebagai operand, sedangkan tanda tambah (karakter +) adalah operator.


Berdasarkan jumlah operand-nya, operator dibagi menjadi 3 jenis:


1. Operator Unary adalah operator yang hanya terdiri dari 1 operand. Contohnya adalah operator positif (plus): +7, +9, +10.111


2. Operator Binary adalah operator yang terdiri dari 2 operand. Sebagian besar operator di dalam bahasa Java termasuk ke dalam operator binary. Contohnya seperti operator aritmatika: 4 + 8, 9 * 2, 8 % 2, dll


3. Operator Ternary adalah operator yang terdiri dari 3 operand. Bahasa Java memiliki 1 operator ternary, yakni ” ? : ” seperti (a == 1) ? 20: 30.


Jenis-jenis Operator dalam Bahasa Pemrograman Java.Berikut jenis-jenis operator dalam bahasa pemrograman Java :


1. Operator Aritmatika

2. Operator Increment dan Decrement

3. Operator Perbandingan / Relasional

4. Operator Logika / Boolean

5. Operator Bitwise

6. Operator Assignment

7. Operator Type Comparison

8. Operator Ternary

        

          Daftar di atas bisa saja berbeda karena cara pengelompokkan yang dipakai, misalnya operator increment atau decrement kadang dimasukkan ke dalam operator aritmatika. Kita akan bahas sekilas tentang pengertian dari operator-operator ini.

Selain keempat operasi tersebut, bahasa Java juga memiliki operasi modulo division, atau operator % yang dipakai untuk mencari sisa hasil bagi.


F. Praktik Lintas Bidang


Praktik lintas bidang tematis adalah sebuah konsep pembelajaran terhadap penekanan sebuah pekerjaan maupun pengembangan pengetahuan yang secara umum harus dipelajari meskipun bukan bidang yang ditekuni, salah satunya terhadap penggunaan komputer yang masa sekarang banyak orang harus bisa menggunakan dalam segala aspek kehidupan di perusahaan.






11/02/2022

Sistem Komputer

Sistem Komputer

Sistem Komputer adalah ​​ kumpulan perangkat-perangkat komputer yang saling berhubungan dan berinteraksi satu sama lain untuk melakukan proses pengolahan data, sehingga dapat​​ menghasilkan informasi yang diharapkan oleh penggunanya.

Agar sebuah komputer bisa bekerja dengan baik, maka diperlukan sebuah sistem di dalamnya yang dapat mengatur segala bentuk komputasi mulai dari input, process sampai dengan output.

Untuk menjalankan perintah tersebut maka sebuah sistem komputer sendiri akan melibatkan beberapa komponen seperti software, hardware dan juga brainware. Ketiga komponen tersebut merupakan element penting untuk menghasilkan sebuah informasi yang siap disajikan kepada user.

A. Gerbang Logika 

Gerbang logika atau logic gates adalah proses pengolahan input bilangan biner dengan teori matematika boolean. Seperti yang kita ketahui, bilangan biner sendiri terdiri dari angka 1 dan 0.


Logic gate ini direpresentasikan menggunakan tabel kebenaran. Jika memiliki nilai benar (true) akan ditunjukan dengan angka “1”. Sebaliknya, jika memiliki nilai salah (false) akan ditunjukan dengan angka “0”.


1. Fungsi gerbang logika

Gerbang logika memiliki fungsi untuk melakukan fungsi logika dasar untuk membentuk sirkuit digital yang terintegrasi. Kebanyakan logic gate menggunakan bilangan biner 0 atau 1 bisa juga disebut true atau false. Biasanya terdiri dari dua buah nilai input dan satu nilai output.

2. Tabel kebenaran

Tabel kebenaran adalah tabel yang digunakan untuk melihat nilai kebenaran dari suatu pernyataan. Di sini tabel kebenaran dapat diartikan sebagai tabel yang berisi kombinasi-kombinasi variabel masukan (input) yang menghasilkan keluaran (output) yang logis.


3. Jenis-jenis gerbang logika

Terdapat beberapa jenis logic gate yang umum digunakan. Berikut adalah jenis-jenis gerbang logika dan tabel kebenarannya.

a. Gerbang AND

Jenis pertama adalah gerbang AND. Gerbang AND ini memerlukan dua atau lebih input untuk menghasilkan satu output. Jika semua atau salah satu inputnya merupakan bilangan biner 0, maka outputnya akan menjadi 0. Sedangkan jika semua input adalah bilangan biner 1, maka outputnya akan menjadi 1.




b. Gerbang OR

Jenis kedua adalah gerbang OR. Sama seperti gerbang sebelumnya, gerbang ini juga memerlukan dua input untuk menghasilkan satu output. Gerbang OR ini akan menghasilkan output 1 jika semua atau salah satu input merupakan bilangan biner 1. Sedangkan output akan menghasilkan 0 jika semua inputnya adalah bilangan biner 0.



c.cc. Gerbang NOT

Jenis berikutnya adalah gerbang NOT. Gerbang NOT ini berfungsi sebagai pembalik keadaan. Jika input bernilai 1 maka outputnya akan bernilai 0 dan begitu juga sebaliknya.




d. Gerbang NAND

Selanjutnya adalah gerbang NAND. Gerbang NAND ini adalah gabungan dari gerbang AND dan gerbang NOT. Karena itu output yang dihasilkan dari gerbang NAND ini adalah kebalikan dari gerbang AND.




e. Gerbang NOR

Berikutnya adalah gerbang NOR. Gerbang NOR ini adalah gabungan dari gerbang OR dan gerbang NOT. Sehingga output yang dihasilkan dari gerbang NOR ini adalah kebalikan dari gerbang OR.





f. Gerbang XOR

Jenis berikutnya adalah gerbang XOR. Gerbang XOR ini memerlukan dua input untuk menghasilkan satu output. Jika input berbeda (misalkan: input A=1, input B=0) maka output yang dihasilkan adalah bilangan biner 1. Sedangkan jika input adalah sama maka akan menghasilkan output dengan bilangan biner 0.




g. Gerbang XNOR

Jenis yang terakhir adalah gerbang XNOR. Gerbang XNOR ini memerlukan dua input untuk menghasilkan satu output. Jika input berbeda (misalkan: input A=1, input B=0) maka output yang dihasilkan adalah bilangan biner 0. Sedangkan jika input adalah sama maka akan menghasilkan output dengan bilangan biner 1.





B. Mikrokontroler 

Mikrokontroler adalah sebuah komputer kecil yang dikemas dalam bentuk chip IC (Integrated Circuit) dan dirancang untuk melakukan tugas atau operasi tertentu. Pada dasarnya, sebuah IC Mikrokontroler terdiri dari satu atau lebih Inti Prosesor (CPU), Memori (RAM dan ROM) serta perangkat INPUT dan OUTPUT yang dapat diprogram. Dalam pengaplikasiannya, Pengendali Mikro yang dalam bahasa Inggris disebut dengan Microcontroller ini digunakan dalam produk ataupun perangkat yang dikendalikan secara otomatis seperti sistem kontrol mesin mobil, perangkat medis, pengendali jarak jauh, mesin, peralatan listrik, mainan dan perangkat-perangkat yang menggunakan sistem tertanam lainnya. Penggunaan Mikrokontroler ini semakin populer karena kemampuannya yang dapat mengurangi ukuran dan biaya pada suatu produk atau desain apabila dibandingkan dengan desain yang dibangun dengan menggunakan mikroprosesor dengan memori dan perangkat input dan output secara terpisah.

1. Fungsi Mikrokontroler 

Pada umumnya, suatu perangkat atau sistem yang menggunakan mikrokontroler sebagai pengolah data disebut sebagai embedded system atau dedicated system. Embedded system adalah suatu pengendali yang tertanam pada sistem atau perangkat, sedangkan dedicated system adalah pengendali suatu sistem yang dimaksudkan hanya untuk fungsi tertentu. Sebagai contoh, printer adalah suatu embedded system karena terdapat mikrokontroler di dalamnya sebagai pengendali dan juga dedicated system karena fungsi pengendali tersebut hanya untuk menerima data dan mencetaknya.

Mikrokontroler memiliki beberapa fungsi diantaranya yaitu :

1. Sebagai timer atau pewaktu

2. Sebagai pembangkit osilasi

3. Sebagai Flip-flop

4. Sebagai ADC (Analog to Digital Converter)

5. Sebagai counter atau penghitung

6. Sebagai decoder dan encoder 

Fungsi mikrokontroler ini sering digunakan pada sistem atau perangkat yang dikendalikan secara otomatis. Berikut adalah penggunaan mikrokontroler pada beberapa bidang yaitu :

a. Otomotif 

Penggunaan mikrokontroler dalam bidang otomotif yaitu seperti Engine Control Unit, air bag, antilock braking system, transmisi otomatis, speedometer, navigasi, suspensi aktif, dan yang lainnya.

b. Industri 

Beberapa penggunaan mikrokontroler di bidang industri yaitu untuk aplikasi monitoring, aplikasi data logger, aplikasi kontrol dan otomasi.

c. Perlengkapan Rumah Tangga dan Perkantoran 

Beberapa contoh peralatannya adalah printer, mesin fotokopi, timbangan digital, air conditioner, dan yang lainnya.

d. Ronotika

Dalam bidang robotika mikrokontroler sangat banyak digunakan karena kemampuan yang dimiliki mikrokontroler itu sendiri. Dengan menggunakan mikrokontroler maka beberapa jenis robot seperti robot pemadam api, line follower, dan robot penendang bola dapat dibuat dengan mengkombinasikan beberapa sensor dan aktuator.

2. Jenis Jenis Mikrokontroler

Sebelum mengenal jenis-jenis mikrokontroler yang umum anda harus tahu terlebih dahulu klasifikasi mikrokontroler berdasarkan teknis atau arsitekturnya. Pembagian ini didasarkan terhadap kompleksitas intruksi-intruksi yang diaplikasikan ada mikrokontroler tersebut. Klasifikasi mikrokontroler dari teknis atau arsitektur ada 2, yaitu :

1. CICS (Complex Instruction Set Computing)

CICS memiliki jumlah instruksi yang lebih banyak dan lengkap namun fasilitas internal yang dimiliki minimal dan sederhana (Seri AT89 dengan 255 instruksi). Program assembly pada CICS juga menjadi sangat sederhana karena telah terdapat intruksi yang kompleks.

2. RICS (Reduce Instruction Set Computing)

Kebalikan dari CICS, RICS memiliki jumlah instruksi yang minim dan terbatas namun dengan fasilitas internal yang cukup banyak (Seri PIC16F dengan 30 lebih instruksi). Program assembly yang terdapat pada RICS juga luga lebih komplek karena merupakan intruksi dasar yang umumnya hanya membutuhkan 1 siklus mesin untuk menjalankannya.

a. Jenis – Jenis Mikrokontroler yang Umum digunakan

Berikut adalah macam-macam mikrokontroler yang sering digunakan secara umum, antara lain :

1. Mikrokontroler AVR









Mikrokontroler ALV and Vegard’s Risc prosessor atau yang sering dinamakan dengan AVR merupakan jenis mikrokontroler RISC 8 bit. Karena merupakan termasuk RISC, maka hampir semua kode instruksinya dikemas dalam satu siklus clock. AVR merupakan jenis mikrokontroler yang paling banyak digunakan dalam bidang elektronika dan instrumentasi.

Mikrokontroler ini adalah salah satu jenis arsitektur mikrokontroler yang menjadi andalan Atmel. Arsitektur ini didesain dengan berbagai kelebihan dan penyempurnaan dari arsitektur mikrokontroler-mikrokontroler yang telah ada.

Berbagai macam seri mikrokontroler AVR telah diproduksi oleh Atmel dan dipasarkan ke seluruh dunia sebagai mikrokontroler yang bersifat low cost dan high performance. Di Indonesia sendiri, mikrokontroler AVR banyak digunakan karena fitur-fiturnya terbilang lengkap, mudah didapatkan dan harganya yang terjangkau.

Tipe Mikrokontoler AVR

Umumnya, mikrokontroler AVR terbagi menjadi 4 kelas yakni keluarga ATTiny, keluarga AT90Sxx, keluarga ATMegadan AT86RFxx. Adapun yang membedakan masing-masing kelas tersebut antara lain memori, peripheral, dan fungsinya.

Berikut ini adalah tabel beberapa seri mikrokontroler AVR buatan Atmel beserta dengan fitur dan fungsinya.





Mikrokontroler AVR telah menerapkan konsep arsitektur Harvard yang memisahkan antara memori dan bus untuk data dan program serta menggunakan single level pipelining. Tak hanya itu saja, AVR juga menerapkan RISC sehingga instruksi dapat dijalankan secara sangat cepat dan efisien.

2. Mikrokontroler MCS 51










Mikrokontroler jenis ini termasuk dalam keluarga CISC yang mana hampir semua instruksinya dijalankan dalam 12 siklus clock.

Mikrokontroler jenis ini menggunakan arsitektur Harvard dan pada awalnya MCS51 didesain untuk aplikasi mikrokontroler chip tunggal. Namun demikian mode perluasan mengizinkan sebuah ROM luar 64 kb dan RAM luar 64 kb diberikan alamat dengan cara jalur pemilihan chip yang terpisah untuk akses program dan memori data.

Salah satu kelebihan dari mikrokontroler 8051 adalah pemasukan sebuah mesin pemroses boolean yang mana mengijinkan operasi logika boolean tingkat bit dapat dilakukan secara langsung dan efisien dalam register Internal dan RAM. Untuk itu MSC51 digunakan dalam desain awal sebuah PLC.

MCS51 produksi Atmel terdiri dari 2 versi, yaitu versi 20 kaki dan versi 40 kaki. Semua jenis mikrokontroler MCS51 tersebut dilengkapi dengan Flash PEROM (Programmable Eraseable Read Only Memory) sebagai media memori program dan susunan kaki IC-IC tersebut sama pada tiap versinya.

Perbedaan dari kedua versi mikrokontroler tersebut ada pada kapasitas memori-program, memori data dan jumlah pewaktu 16 bit.






3. Mikrokontroler PIC 








Pada awalnya, PIC merupakan singkatan dari Programmable Interface Controller, namun dengan seiring dengan perkembangannya berubah menjadi Programmable Intelligent Computer.

PIC termasuk jenis mikrokontroler tipe RISC dan menggunakan arstitektur Harvard yang dibuat oleh Microchip Technology. Awal mulanya dikembangkan oleh Divisi Mikroelektronik General Instrument dengan nama PIC1640.

Mikrokontroler PIC merupakan rangkaian tunggal yang berukuran kecil dan berisi memori pengolahan nit, jam dan Input/Ouput dalam satu unit. PIC juga dapat dibeli secara kosongan untuk kemudian diberikan program dengan program kontrol tertentu.

Mikrokontroler jenis ini cukup populer oleh para developer dan para penghbi ngoprek karena biayanya yang cukup terjangkau, ketersediaan dan penggunaan yang luas, database aplikasi yang besar, serta pemrograman melalui hubungan port serial yang terdapat pada komputer.

4. Mikrokontroler ARM 








Mkrokontroler ARM adalah sebuah prosesor dengan arsitektur set instruksi 32bit keluarga RISC yang dikembangkan oleh ARM Holdings. ARM atau Advanced RISC Machine sebelumnya lebih dikenal dengan Acorn RISC Machine.

Awalnya ARM Prosessor dikembangkan oleh PC (Personal Computer) oleh Acorn Computers, namun dengan dominasi Intel X86 Proses Microsoft di IBM PC kompatibel menyebabkan Acorn Computer harus gulung tikar.

2. Fitur AVR ATMega328

ATMega328 adalah mikrokontroller keluaran dari atmel yang mempunyai arsitektur RISC (Reduce Instruction Set Computer) yang dimana setiap proses eksekusi data lebih cepat dari pada arsitektur CISC (Completed Instruction Set Computer). Mikrokontroller ini memiliki beberapa fitur antara lain :

a. 130 macam instruksi yang hampir semuanya dieksekusi dalam satu siklus clock.

b. 32 x 8-bit register serba guna.

c. Kecepatan mencapai 16 MIPS dengan clock 16 MHz.

d. 32 KB Flash memory dan pada arduino memiliki bootloader yang menggunakan 2 KB dari flash memori sebagai bootloader.

e. Memiliki EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only

Memory) sebesar 1KB sebagai tempat penyimpanan data semi permanent karena EEPROM tetap dapat menyimpan data meskipun catu daya dimatikan.

f.Memiliki SRAM (Static Random Access Memory) sebesar 2KB. 

g. Memiliki pin I/O digital sebanyak 14 pin 6 diantaranya PWM (Pulse Width Modulation) output.

h. Master / Slave SPI Serial interface. Mikrokontroller ATmega 328 memiliki arsitektur Harvard, yaitu memisahkan memori untuk kode program dan memori untuk data sehingga dapat memaksimalkan kerja dan parallelism. Instruksi – instruksi dalam memori program dieksekusi dalam satu alur tunggal, dimana pada saat satu instruksi dikerjakan instruksi berikutnya sudah diambil dari memori program. Konsep inilah yang memungkinkan instruksi – instruksi dapat dieksekusi dalam setiap satu siklus clock. 32 x 8-bit register serba guna digunakan untuk mendukung operasi pada ALU ( Arithmatic Logic unit ) yang dapat dilakukan dalam satu siklus. 6 dari register serbaguna ini dapat digunakan sebagai 3 buah register pointer 16-bit pada mode pengalamatan tidak langsung untuk mengambil data pada ruang memori data. Ketiga register pointer 16-bit ini disebut dengan register X ( gabungan R26 dan R27 ), register Y ( gabungan R28 dan R29 ), dan register Z ( gabungan R30 dan R31 ). Hampir semua instruksi AVR memiliki format 16-bit. Setiap alamat memori program terdiri dari instruksi 16-bit atau 32-bit. Selain register serba guna di atas, terdapat register lain yang terpetakan dengan teknik memory mapped I/O selebar 64 byte. Beberapa register ini digunakan untuk fungsi khusus antara lain sebagai register control Timer/ Counter, Interupsi, ADC, USART, SPI, EEPROM, dan fungsi I/O lainnya. Register – register ini menempati memori pada alamat 0x20h – 0x5Fh. 

Berikut adalah blok diagram AVR mikrokontroler ATmega328p.












10/25/2022

Berpikir Komputansional

 BERPIKIR KOMPUTANSIONAL 

Zaman globalisasi ini memang akan terus berkembang termasuk teknologinya juga akan terus berkembang. Oleh sebab itu, kita akan bertemu teknologi-teknologi baru yang semakin lama semakin canggih dan semakin lama kita akan merasa bahwa hidup dan kegiatan yang kita jalani menjadi lebih cepat. Hal ini dikarenakan kita harus mampu mengikuti perkembangan zaman dan teknologi yang semakin dinamis. Jika, kita terlalu lama untuk mengikuti perkembangan zaman dan teknologi, maka tidak menutup kemungkinan kita akan tertinggal.

Kita harus mampu berpikir cepat memikirkan apa yang harus kita lakukan kedepannya. Selain itu, harus mengembangkan apa yang telah kita lakukan. Misalnya, kita menulis suatu huru, maka kita harus bisa mengembangkannya menjadi suatu kata hingga kalimat. Jika, kita dapat mengembangkan suatu hal, maka kita sudah memiliki cara berpikir untuk maju ke depan atau menjadi lebih dinamis.

Pola berpikir ini sama dengan cara kerja suatu teknologi yang di mana akan menerima tugas dan menyelesaikannya dengan cepat. Hal seperti ini bisa terjadi karena kita mulai hidup berdampingan dengan teknologi, serta mau tidak mau dan suka tidak suka harus memiliki cara berpikir yang hampir sama dengan sebuah teknologi. Hal ini perlu dilakukan agar kita bisa terus mengikuti perkembangan zaman dan perkembangan teknologi.

Sudah menjadi hal umum, bagi banyak orang, jika hampir semua kegiatan yang dilakukan sehari-hari berkaitan dengan teknologi. Bahkan, sebagian masalah yang sedang kita hadapi terkadang bisa diselesaikan dengan teknologi yang ada saat ini. Oleh sebab itu, sudah semestinya kita untuk bisa menerapkan cara berpikir seperti teknik ilmu komputer (informatika). Dengan menerapkan cara berpikir seperti ini, kita akan mudah untuk berpikir secara kritis dan kreatif.

Dalam hal ini, teknologi yang dimaksud adalah teknologi komputer. Perkembangan komputer ini selalu mengarah ke arah yang modern dan lebih cepat, sehingga ketika menggunakannya, kegiatan yang kita jalani akan terasa lebih mudah. Dalam sebuah kehidupan yang kita jalani, baik itu, menggunakan komputer atau tidak, kita harus mampu berpikir seperti komputer yang mampu memahami suatu hal atau masalah dengan cepat, sehingga kita bisa menemukan solusi dari suatu permasalahan dengan cepat. Pola berpikir seperti itu dikenal dengan istilah “berpikir komputasional”.

Lalu, apa itu berpikir komputasional menurut para ahli dan seperti apa contoh dari berpikir komputasional? Nah, untuk mendapatkan jawaban itu semua, kamu bisa simak materi berikut ini.


 Pengertian Berpikir Komputasional

Dikarenakan kita hidup berdampingan dengan teknologi, maka kita perlu berpikir seperti sebuah mesin yang dapat bergerak dengan dinamis. Oleh sebab itu, berpikir komputasional bisa adalah sebuah konsep atau cara untuk mengamati masalah dan mencari solusi dari permasalahan tersebut dengan menerapkan teknologi ilmu komputer. Dengan berpikir komputasional, seseorang akan mampu untuk mengamati masalah, memecahkan masalah hingga bisa melakukan mengembangkan solusi dari pemecahan masalah.

Pada dasarnya, berpikir komputasional memang mengadaptasi sebuah pemikiran atau cara kerja yang berasal dari komputer. Akan tetapi, beberapa orang masih beranggapan bahwa berpikir komputasional itu harus memakai aplikasi komputer. Pada kenyataannya yang dimaksud dalam berpikir komputasional tidak harus menggunakan komputer.

Istilah Computational Thinking atau disingkat menjadi CT atau berpikir komputasional untuk pertama kalinya diperkenalkan secara umum pada tahun 1980 dan 1996 oleh Seymor Papert. Seiring dengan berjalannya waktu, di tahun 2014, pemerintah Inggris mulai membawa materi pemrograman ke dalam kurikulum sekolah dasar hingga sekolah tingkat menengah. Dimasukkannya materi pemrograman ke dalam kurikulum pendidikan agar para siswa sudah mengenal teknologi sejak dini. Selain itu, pada siswa juga diharapkan mampu berpikir komputasional sejak dini.

Program yang dilakukan oleh pemerintah Inggris itu ternyata didukung oleh tokoh-tokoh yang memiliki pengaruh dalam bidang teknologi, seperti Bill Gates, Mark Zuckerberg, dan lain-lain. Fasilitas yang dapat menunjang proses kegiatan belajar tersebut dibantu oleh perusahaan Google melalui pelatihan secara online supaya guru atau tenaga pendidik dapat memahami dan menguasai Computational Thinking (CT).

Pada dasarnya, untuk berpikir komputasional memang tidak mudah atau bisa dibilang membutuhkan usaha yang lebih. Meskipun, susah untuk dilakukan, tetapi kita harus percaya dan yakin bahwa kita bisa mengubah pola berpikir kita menjadi pola berpikir komputasional. Oleh karena itu, kita harus membiasakan diri untuk berpikir komputasional dalam situasi apapun. Jika, sudah terbiasa untuk berpikir komputasional, maka kita akan merasakan dampak positifnya, yaitu dapat berpikir dengan cepat, mudah, dan tepat.

Supaya terbiasa untuk berpikir komputasional, sebaiknya seorang sudah diajarkan sejak dini untuk berpikir komputasional. Alangkah baiknya,  setiap sekolah yang ada di Indonesia sudah mulai memasukkan kurikulum pemrograman ke dalam kurikulum pendidikan sekolah dasar dan sekolah menengah, sehingga pola berpikir komputasional sudah bisa ditanamkan sejak dini.

Karakteristik Berpikir Komputasional

Setelah membahas tentang pengertian dari berpikir komputasional, kini pembahasan selanjutnya adalah berpikir komputasional. Karakteristik berpikir komputasional sebagai berikut.

1. Mendasar Bukan Menghapal

Karakteristik pertama dari berpikir komputasional adalah mendasar bukan menghapal. Dalam hal ini, yang dimaksud mendasar adalah kemampuan. Setiap manusia yang sudah memiliki kemampuan mendasar, berarti dia sudah bisa memahami suatu hal dengan baik, sehingga akan mudah untuk menemukan solusi dalam suatu permasalahan. Bahkan, orang tersebut bisa mengembangkan solusi dari suatu pemecahan masalah.Lain halnya, dengan seseorang yang memiliki kemampuan berdasarkan menghapal, kemungkinan besar akan sulit untuk menyelesaikan masalah karena tak menutup kemungkinan pemahaman terhadap suatu hal bisa saja lupa. Oleh sebab itu, seseorang yang sudah memiliki kemampuan mendasar dan sudah memahami suatu hal tanpa menghapal, maka bisa dikatakan orang tersebut sudah bisa berpikir komputasional.

2. Sesuai dengan Konsep Bukan Pemrograman

Karakteristik kedua dari berpikir komputasional adalah sesuai dengan konsep bukan pemrograman. Dengan kata lain, komputer dan sains bukan hanya suatu pemograman komputer saja, tetapi kita harus bisa berpikir seperti orang yang sudah mahir dalam dunia komputer dan sains. Bahkan, sebaiknya kita juga memahami program-program yang ada di dalam komputer.

Pada karakteristik ini, seseorang harus terbiasa menggunakan program-program yang ada di dalam komputer sejak usia dini, sehingga akan mudah untuk memahami konsep berpikir komputasional. Selain itu, kita akan mahir dalam menjalankan pemrograman komputer lebih cepat. Apabila sudah mahir dalam menggunakan pemrograman komputer, maka kita akan mudah untuk mengikuti perkembangan zaman dan bisa beradaptasi dengan teknologi.

3. Ide dan Bukan Benda

Karakteristik ketiga dari berpikir komputasional adalah lebih mengutamakan ide atau gagasan daripada benda. Dengan kata lain, dalam memecahkan suatu masalah yang sedang dihadapi, sebaiknya lebih mengutamakan untuk menggunakan konsep komputasional. Tidak hanya itu, ide atau gagasan ini, sebaiknya juga digunakan pada kegiatan sehari-hari, mengatur kehidupan sehari-hari, dan digunakan ketika melakukan interaksi sosial dengan orang lain.

Pada karakteristik ini, bisa dibilang jika konsep komputasional ini bisa dilatih agar terbiasa untuk menggunakannya. Hal ini perlu dilakukan karena konsep komputasional bisa memberikan banyak manfaat bagi kehidupan yang kita jalani. Tidak hanya itu, konsep komputasional bisa mengembangkan kemampuan kita dalam memahami suatu masalah, sehingga dapat menemukan solusi dari suatu masalah dengan mudah.

4. Saling Melengkapi

Karakteristik keempat dari berpikir komputasional adalah saling melengkapi antara teknik dan matematis. Saling melengkapi bisa diartikan layaknya komputer sains yang sangat berhubungan dengan erat dengan berpikir matematis. Bukan hanya melengkapi saja, tetapi kita juga harus terbiasa untuk mengombinasikan antara pemikiran matematis dengan pemikiran teknis.

Ketika melengkapi dan mengombinasikan pemikiran matematis dan pemikiran teknik, maka secara tidak langsung kita sudah bisa membedakan berbagai macam hal yang dapat menguntungkan atau merugikan diri kita. Selain itu, kita akan mudah mengerjakan suatu hal yang sangat berkaitan dengan matematis, seperti membangun suatu bangunan yang dilakukan oleh seorang insinyur atau arsitek.


5. Harus Mampu Mengoperasikan Komputer

Karakteristik kelima dari berpikir komputasional adalah harus mampu mengoperasikan komputer. Seperti yang kita tahu bahwa berpikir komputasional diadopsi dari teknologi ilmu komputer, sehingga sudah semestinya bagi manusia untuk bisa mengoperasikan komputer. Terlebih lagi di zaman modern ini memang sudah seharusnya bagi setiap individu untuk mengoperasikan komputer.Jika, sudah bisa mengoperasikan komputer, maka kita akan mudah untuk bekerja di bidang apa saja. Secara sederhana, kemahiran dalam mengoperasikan komputer, kita memiliki banyak pilihan untuk meneruskan karir, seperti pada bidang hukum, kesehatan, pendidikan, bisnis, hingga kesenian.

6. Bisa Digunakan Siapa Saja dan di Mana Saja

Karakteristik keenam dari berpikir komputasional adalah bisa digunakan siapa saja dan di mana saja. Dengan kata lian, berpikir komputasional bisa muncul oleh setiap orang tak terkecuali diri kamu dan berpikir komputasional bisa digunakan di mana saja, seperti sekolah, rumah, kantor, dan lain-lain. Bahkan, lebih baik lagi jika menggunakan konsep berpikir komputasional pada setiap kegiatan yang kita lakukan.

Pola berpikir komputasional baru bisa terwujud dengan baik, jika bertemu dengan usaha nyata manusia yang kemudian berubah menjadi suatu hal filosofi dan eksplisit. Singkatnya, usaha atau tindakan dan pola berpikir komputasional harus terjalin dengan baik, sehingga suatu masalah dapat dipecahkan atau diselesaikan dengan baik juga.

7. Menerapkan Cara Manusia Berpikir Bukan Cara Komputer Berpikir

Karakteristik ketujuh dari berpikir komputasional adalah menerapkan cara manusia berpikir bukan cara komputer berpikir. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, jika berpikir komputasional adalah suatu metode atau cara seseorang untuk menyelesaikan atau memecahkan masalah. Oleh karena itu, setiap manusia harus menggunakan cara berpikirnya sendiri bukan mengikuti cara berpikir komputer.


Pada karakteristik ini, seharusnya seseorang mulai menyadari bahwa dirinya memiliki kemampuan yang lebih hebat daripada komputer. Maka dari itu, dalam memecahkan suatu permasalahan, manusia harus sadar bahwa komputer itu dikendalikan oleh manusia bukan manusia yang dikendalikan oleh komputer. Dengan menyadari hal seperti itu, maka suatu permasalahan akan mudah untuk diselesaikan atau dipecahkan.


8. Bersifat Menantang Dalam Sudut Pandang Intelektual

Karakteristik kedelapan dari berpikir komputasional adalah bersifat menantang dalam sudut pandang intelektual. Pada karakteristik ini, seseorang yang berpikir komputasional akan berusaha semaksimal mungkin dalam memahami dan menyelesaikan suatu masalah saintifik. Dengan kata lain, dengan berpikir komputasional, maka rasa ingin tahu dan kreativitas yang kita miliki menjadi terasah dengan baik.

Apabila rasa ingin tahu dan krativitas sudah berkembang, maka ide dan gagasan untuk melakukan suatu hal atau memecahkan masalah akan berkembang juga. Selain itu, wawasan yang kita miliki dengan kehadiran sebuah rasa ingin tahu, bahkan kita juga mampu berpikir kreatif, sehingga tak akan pernah kehabisan ide atau gagasan.

Manfaat Berpikir Komputasional

Berpikir komputasional memiliki beberapa manfaat, di antaranya:

1. Memudahkan kita untuk memecahkan masalah yang besar dan kompleks dengan cara yang efektif dan efisien. Selain itu, masalah yang kompleks bisa diselesaikan dengan baik, sehingga menjadi masalah sederhana.

2. Melatih otak agar terbiasa untuk mulai berpikir secara matematis, kreatif, terstruktur, dan logis.

3. Memudahkan seseorang mengamati masalah dan menemukan solusi dari permasalahan tersebut. Semakin banyak solusi yang dimiliki, maka suatu masalah dapat diselesaikan dengan efektif dan efisien.

Supaya lebih mudah dalam menerapkan berpikir komputasional dalam kehidupan sehari-hari, maka kita perlu mengetahui cara atau tahapan untuk berpikir komputasional. Di bawah ini akan dijelaskan cara berpikir komputasional.

1. Dekomposisi

Dekomposisi adalah suatu metode atau konsep yang berfungsi untuk menemukan solusi dari suatu permasalahan yang kompleks dan besar menjadi masalah yang lebih kecil. Apabila suatu permasalahan yang besar dan kompleks menjadi kecil, maka permasalahan tersebut mudah untuk diselesaikan. Bahkan, dekomposisi bisa digunakan untuk memudahkan kita dalam menemukan dan menerapkan sebuah inovasi. Misalnya, kita menjual suatu produk, kemudian agar produk itu diinovasi, maka kemungkinan besar produk tersebut akan laku terjual.

2.Pengenalan Pola

Pengenalan pola adalah suatu metode yang memanfaatkan komputer yang digunakan untuk menemukan sebuah keteraturan yang ada di dalam data dan untuk mendapatkan informasi yang lebih penting agar bisa memahami tentang keteraturan yang sudah ditemukan. Pengenalan pola ini biasanya dilakukan ketika kita mengenali seseorang dari suara, wajah, bahkan pengenalan pola ini bisa digunakan untuk memprediksi cuaca. Pada suatu fenomena alam, sebenarnya pengenalan pola sudah bisa dilihat pada pola rotasi bumi, pola rasi bintang, pola pada daun, dan sebagainya.


3. Abstraksi

Abstraksi adalah suatu metode berpikir komputasional yang mengutamakan terhadap hal-hal yang berhubungan langsung dengan masalah yang sedang dihadapi. Selain itu, konsep abstraksi ini akan meninggalkan berbagai macam hal yang dianggap tidak bisa digunakan untuk menyelesaikan suatu masalah.


4. Algoritma

Algoritma adalah suatu pola pikir yang biasa digunakan untuk merencanakan langkah-langkah yang bersifat sistematis untuk memecahkan masalah yang sedang terjadi. Meskipun, algoritma ini sering dikaitkan dengan penghitungan, tetapi metode berpikir ini bisa digunakan untuk menyelesaikan berbagai macam masalah yang ada di dalam kehidupan sehari-hari.


Kesimpulan

Di zaman yang semakin modern dan serba dinamis ini, sudah seharusnya bagi setiap manusia untuk memiliki pola berpikir yang cepat dan dinamis juga agar tidak tertinggal dengan individu-individu lainnya. Maka dari itu, setiap manusia sebaiknya sudah mampu berpikir komputasional apalagi saat ini penggunaan teknologi sudah tak bisa dihindari lagi dalam kehidupan sehari-hari.


Dengan berpikir komputasional, seseorang akan mudah untuk mengamati masalah, mencari solusi dari suatu permasalahan, memecahkan permasalahan, dan dapat mengembangkan solusi atau pemecahan masalah. Selain itu, berpikir komputasional mengasah diri kita untuk berpikir lebih efektif dan efisien


9/01/2022

Microwave Link

Teknologi Microwave Link
 

1.Pengertian Microwave Link
       Microwave link merupakan sistem komunikasi yang menggunakan gelombang radio dalam berkomunikasi. Rentang frekuensi gelombang mikro digunakan untuk mengirimkan informasi antara dua lokasi. Selain itu dengan teknologi ini penyedia layanan internet nirkabel menggunakan tautan gelombang mikro untuk menyediakan akses internet dengan kecepatan tinggi tanpa menggunakan kabel koneksi 

            * Antena Microwave,berfungsi untuk menerima serta memancarkan gelombang micro\ radio dari BTS ke Base Station Controller [BSC], atau juga dari BTS ke BTS 

            *Microwave Syistem, dalam microwave syistem ini dibagi menjadi dua bagian yaitu indoor unit dan outdoor unit. Indoor unit berada di dalam shekter dan Outdoor unit itu berada dan melekat pada antena Microwave

             *Boradband, merupakan jangkauan frekuensi luas yang digunakan untuk mengirim data atau menerima data , selain iyu merupakan koneksi in ternet transimisi data yang berkecepatan tinggi.  

Microwave Link satu arah mencangkup empat elemen utama yaitu : pemancar, penerima, saluran transmisi, dan antena .Komponen ini berada disetiap sistem komunikasi radio, termasuk telphon seluler, radio dua arah, jaringan nirkabel dan penyiaran komersal.

2.Komponen Microwave Link
Berikut ini adalah komponen utama dari Microwave Link :

Indoor Unit [IDU], Berfungsi sebagai modulator - demoldulator singal. Selain itu juga berfungsi sebagai forward error correction [FEC]. Indoor unit biasanya di letakan didalam gedung.
Outdoor Unit [ODU], Berfungsi untuk melakukan koverensi singal digital termodulasi yang mempunyai frekuensi dari rendah ke frekuensi tinggi. daya Outdoor Ubit dicatu dari Indoor ubit melalui kabel koaksial. 
Antena,Berguna untuk ,emtrasfer energi elektromagnetik dari ruang bebas ke saluran transimisi dan sebaliknya.
Wavagide, Berguna untuk memanimalisir redaman [loss] yaitu salah satu kunci dari link microwave.
Menara,Digunakan untuk menopang Microwave Antena, perhitungan dalam jumlah antena dan bebas total harus benar agar tidak melampaui batas kapasitas beban maksimum menara.
3. Saluran Pada Microwave Link 
Long Haul,memiliki frekuensi kerja 2-10GHz,dan pada kondisi iklim dan frekuensi yang normal dapat menempuh hingga rentang 45km-80km. Frekuensi yang dipergunakan yaitu 2, 7, dan 10GHz
Medium Haul, memilikim frekuensi kerja 11-20GHz, panjang hop antara 40km dan 20km. Frekuensi yang digunakan adalah 13, 15, dan 18GHz
Short Haul, Dapat menjangkau jarak paling pendek, dan berkerja pada jangkauan frekuensi tinggi [23-58 GHz]. Frekuensi yang digunakan adalah 23, 26, 27, 38, 55, dan 58 GHz.

Jenis-Jenis Hak Kekayaan Intelektual

Jenis-Jenis Hak Kekayaan Intelektual      Kekayaan intelektual merupakan kekayaan yang lahir dari kemampuan akal dan pikiran manusia berdasa...